Mengapa “Madrasah Cahaya”? Sebuah pertanyaan yang memang harus saya jawab sebelum melanjutkan penulisan blog ini. Saya akan memulai penjelasan mengapa saya memilih hal ini dengan menceritakan tentang satu kejadian yang akhirnya menginspirasi saya menjadikan term ini sebagai nama blog saya yang baru. Siang itu, saat baru balik dari ujian semester di kampus, saya pergi makan ke warung nasi padang langganan saya yang berada hampir tepat di depan kosan saya. Setelah memesan nasi plus ayam goreng kremes 6 ribuan kepada ibu penjual, saya langsung berjalan menuju kursi tempat makan. Saat itu saya kebetulan berjalan di depan pak Umar (pemilik warung nasi) yang sedang membaca secarik kertas warna-warni yang sangat indah gambarnya. Di kertas itu ada sebuah gambar rumah yang disinari oleh cahaya yang sangat terang. Rumah ini digambarkan tepat berada ditengah-tengah kebun yang asri dan sangat indah. Cahaya ini menerangi semua yang ada di sekitarnya. Subhanallah, memang seperti itulah kodrat cahaya yang diciptakan oleh Allah Azza Wa Jalla, sebagai penerang ketika gelap tiba. Balik lagi ke gambar. Di atas rumah itu ada sebuah tulisan yang berjudul “Madrasah cahaya”. Saya pada awalnya belum menangkap nilai filosofis yang ada di balik tulisan ini. Kemudian ketika saya meminjam kertas bagus itu kepada pak Umar dan membaca apa yang ada didalamnya, barulah saya sedikit memahami nilai filosofis dari term “Madrasah Cahaya” ini. Saya kemudian membuka kertas ini menjadi dua bagian, karena memang kertas ini dibuat dengan model dibagi dua. Saat membaca apa yang ada ditengah-tengah kertas ini, saya sedikit kaget dan semakin memahami makna yang ada di balik term “Madrasah Cahaya”. Ohoho, kertas ini ternyata bukanlah kertas cantik biasa yang tidak ada gunanya. Saya kaget ternyata kertas ini merupakan sebuah undangan walimahan dari temasn satu kosan saya. Subhanallah, dalam hati saya berkata, pantesan Kak Azan (teman sekosan yang akan menikah tersebut) sudah hampir dua minggu tidak tinggal di kosan lagi, hehe. Dan saya semakin memahami makna dari term tersebut, setelah otak saya mengaitkan semua yang berhubungan dengan madrasah(dalam bahasa indonesia=sekolah), cahaya, dan walimahan. Aha!!!(dengan nada penuh semangat), saya mengerti bahwa pernikahan(walimahan) dan keluarga merupakan salah satu “Madrasah Cahaya” yang ada di dunia ini. Maka saya ppun langsung untuk membuat “Madrasah cahaya” yang lain tanpa harus walimahan terlebih dahulu, hehe. Sebuah “Madrasah Cahaya” dalam bentuk blog dan saya berharap benar-benar bida menjadi salah satu cahaya yang menerangi jalan kita dalam menapaki sisa waktu kehidupan yang sangat singkat dan melenakan ini, amin. Itulah sekilas cerita dan harapan mengapa saya memilih term “Madrasah Cahaya” sebagai judul blog saya yang baru. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Wallahualam bisawab.
Alhamdulillah, “My life is so beautiful”

Wah keren, dari sebuah kertas “warna-warni” bisa jadi nama blog..
Hemff…..
Hahahah…
Salam kenal juga nikki.
UG jg??angkatan brp? apa sekelas sama pian??
Tentang mempercantik Blog kalau ada yang menarik pasti tak tulis, tapi kayak’a kepanjangan kalau gue tulis satu – persatu, udah banyak yang bahas soalnya.
BacA Aja di http://www.o-om.com
atau di google cari keyword tentang blog, Buanyak banget.
Ref :
1. http://id.wordpress.com/tag/tutorial-wordpress/
2. http://tutorialgratis.net/
3. http://www.Google.com
————————-
Sering2 ke Cafe Gue ye…!!
hehe, gak sengaja jul..:)
yap2..UG sih taon kemaren di psikologi, cuma 1 semester..
gw skrang alhamdulillah uda di psikologi UI jul..hehe,
gw bingung ngedit di wordpress jul, apalagi mw ganti templaate yg uda gw download..kagak ngerti, hehe..
tengktu infonya, tdi uda gw baca2, menarik banget..
yap2, sama2 yah, haha..